Minggu, 13 Desember 2009

tegar

aku berjalan terpogoh pogoh ditemani sang hitam
semuanya tertawa dibelakangku
hujan terasa mengejekku dengan dinginnya
awan hitam menengokku dengan gemuruh yang pahit

aku tetap berdiri melawan arus deras
mereka hanya melihatku dan tertawa keras
aku terjatuh, sehingga arus membawaku kencang
tapi aku bediri lagi.. berjalan tanpa arah
melewati angin yang lembut, hingga sang pelangi datang menjemputku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar